Mitos Kesehatan Yang Banyak Dipercaya Namun Tidak Benar

Mitos Kesehatan

Kita mengenal apa yang disebut sebagai takhayul, sesuatu yang orang percayai secara luas namun tidak bisa dijelaskan secara medis. Kepercayaan seperti ini masih saja melekat di masyarakat. Kali ini kita akan mencari tahu mitos-mitos apa saja yang berkembang di masyarakat seputar kesehatan namun faktanya tidak seperti demikian. Mitos pertama adalah membaca di tempat gelap bisa merusak mata. Benarkah hal tersebut? Dari kacamata medis, memang membaca di tempat gelap akan membuat ketegangan pada mata meningkat.

Meskipun mata harus bekerja lebih keras untuk menangkap gambar tulisan, namun kebenaran bahwa membaca di tempat gelap bisa merusak mata belum terbukti secara medis. Dampak yang paling umum dan mudah dirasakan biasanya hanya sensasi kering pada mata serta mata menjadi lebih cepat gatal. Biasanya mitos dibuat oleh generasi sebelum kita. Mungkin tujuannya baik, agar kita tidak membaca pada kondisi minim cahaya, karena bagaimanapun, membiarkan mata terus-menerus dalam kondisi tegang bisa berdampak buruk pada kesehatannya.

Mitos lain yang banyak orang percaya adalah cokelat menyebabkan jerawat. Jerawat bisa muncul karena beragam faktor, namun sangat sulit menarik keterkaitan antara cokelat dan jerawat. Masalah ini umumnya terjadi karena hormonal. Faktor lainnya adalah karena produksi minyak di wajah. Jika pori-pori tersumbat dan bakteri bersarang disana, maka masalah ini akan muncul. Meskipun tidak ada keterkaitan langsung antara makan cokelat dan jerawat, namun secara ilmiah memang mengkonsumsi makanan berminyak bisa memperparah keadaan.

Seperti yang kita tahu, salah satu bahan pembuat cokelat adalah minyak. Ini bisa mempengaruhi kadar hormon di dalam tubuh yang pada akhirnya bisa memperparah jerawat yang diderita. Untuk menangkal jerawat secara alami, bisa dengan mengkonsumsi sayuran dan makanan lain yang kadar antioksidannya tinggi. Mitos lain yang orang percaya adalah kita harus minum air 8 gelas setiap hari. Sebenarnya ini bukan ke mitos sebab memang benar air sangat dibutuhkan oleh tubuh sebab sebagian besar tubuh kita tersusun oleh air. Namun yang menjadi pertanyaa, haruskah 8 gelas? Tentu saja tidak sebab banyak orang yang kondisi tubuhnya sehat-sehat saja meskipun tidak meminum air sebanyak itu setiap harinya.

Air memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk membantu proses metabolisme, jadi menjaga kecupukan minum air sangat penting. 8 gelas adalah batas, terlalu banyak minum air justru bisa berdampak pada konsentrasi natrium di dalam tubuh. Ini yang pada akhirnya berimbas tidak baik bagi tubuh.

Kemudian ada pula yang mengatakan bahwa rambut basah bisa membuat pilek, benarkah itu? Secara pribadi, anda mungkin sudah merasakannya. Pada kondisi tubuh yang lemah, hal itu memang bisa terjadi. Namun jika kondisi tubuh sedang sangat fit, rambut basah tidak membuat sakit. Pilek disebabkan oleh virus. Jika tidak ada faktor ini, kemungkinan untuk terserang kecil. Berikutnya, kami juga ingin membahas tentang promosi shampo yang membawa-bawa rambut bercabang. Katanya jika memakai shampo tertentu, masalah rambut bercabang akan seketika hilang. Itu lebih ke trik marketing karena pada dasarnya rambu bercabang hanya bisa dikurangi dengan secara rutin memotong bagian ujungnya.

Jika shampo dimaksud memiliki kandungan yang bisa menjaga kelembaban dan kesehatan rambut, mungkin itu bisa membantu agar rambut bercabang tidak muncul lagi. ada banyak bahan alami yang bisa dipakai untuk terapi rambut bercabang, seperti ikan dan produk susu. Nah, itu tadi beberapa mitos seputar kesehatan yang banyak orang percayai. Jangan mudah percaya sebelum dikaji secara ilmiah.

Share Manfaat Yuk...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this pageShare on TumblrPin on PinterestShare on StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *