Manfaat Cuka Sari Apel Untuk Mengobati Infeksi Jamur

Cuka Sari Apel

Cuka sari apel memiliki manfaat yang luar biasa. Yang pertama cuka sari apel bisa dipergunakan untuk menghilangkan infeksi jamur. Kita tahu bahwa jamur merupakan masalah yang umum di hadapi oleh banyak orang terutama mereka yang tinggal di daerah tropis dengan kelembaban tinggi. Jamur bisa menginfeksi bagian mana saja dari tubuh kita, mulai dari mulut hingga area yang tersembunyi. Ada beberapa ciri seseorang yang terinfeksi jamur, misalnya warna kemerahan, gatal-gatal, kekuningan, dll. Masalah ini tidak dikeluhkan oleh pria, namun juga wanita. Bahkan diperkirakan hampir 75 persen wanita pernah mengalami masalah jamur. Banyak dari mereka beli obat anti jamur di apotik untuk menghilangkan penyakit ini. Meskipun obat tersebut terbukti ampuh untuk menghilangkan jamur, ada beberapa cara alami yang bisa anda ikuti untuk menghilangkan infeksi jamur, salah satunya adalah dengan cuka sari apel.

Cuka sari apel telah dipergunakan sejak lama untuk mengobati beragam jenis penyakit. Bahan dapur ini memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk memerangi jamur. Ada dua macam proses untuk mengekstrak apel. Pertama, apel dihancurkan sehingga didapatkan sarinya kemudian dicampurkan dengan ragi hingga terbentuklah fermentasi. Seperti yang kita tahu, ragi berfungsi sebagai bahan fermentasi. Cara ekstraksi yang kedua adalah apel dihancurkan kemudian dicampurkan dengan bakteri acetobacter. Dari campuran ini akan terbentuk dua macam komponen, salah satunya adalah asam asetat. Inilah yang dipergunakan untuk membuat cuka sari apel.

Cuka sari apel yang belum disaring memiliki beragam kandungan, di antaranya adalah protein, enzim, dan bakteri. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa zat ini sering dipakai dalam dunia medis. Cuka sari apel merupakan antibiotik alami yang bisa membantu tubuh memerangi bakteri. Manfaat yang lainnya adalah cuka sari apel bisa menjaga kelembaban ph di area kewanitaan. Dengan pemakaian teratur, diharapkan bisa mengurangi risiko terinfeksi jamur. Kandungan penting lainnya adalah bakteri baik yang penting untuk kesehatan usus.

Pemakaian cuka sari apel bisa dengan dikonsumsi atau dioleskan di bagian luar tubuh. Kandungan lain seperti protein dan enzim yang terdapat didalamnya juga bisa membantu membentuk sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, tubuh tidak mudah terinfeksi berbagai jenis penyakit. Manfaat lainnya adalah bagi anda yang memiliki kadar glukosa yang tinggi. Ini bisa dipakai untuk mengontrol gula darah. Cara pemakaiannya cukup sederhana. Anda hanya perlu mencampurkan air dengan satu atau dua sendok cuka sari apel. Sebaiknya larutan ini tidak ditambahkan dengan gula atau madu karena kedua bahan justru hari mendorong proses tumbuhnya jamur. Minumlah campuran tersebut dua hingga tiga kali sehari. Resep ini bisa dipakai untuk pencegahan atau pengobatan.

Cuka sari apel bisa dikonsumsi sebanyak 2 kali sehari, sebaiknya dikonsumsi saat perut sedang kosong. Mengingat ini adalah bahan alami dan bermanfaat untuk mencegah penyebaran jamur, maka tidak masalah jika anak mengkonsumsinya secara teratur. Namun pilih cuka organik karena saat ini ada berbagai macam produk yang beredar di pasaran dan keasliannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Untuk pemakaian luar, cukup sederhana, campurkanlah 2 atau 3 sendok cuka ke dalam air atau langsung di oleskan ke kapas kemudian letakkan kapas tersebut pada bagian tubuh yang mengalami infeksi jamur.

Pakai cuka yang tidak terlalu asam. Jika anda pergi ke toko, anda mungkin akan mendapati berbagai macam cuka sari apel dengan beragam kekentalan. Ada yang sangat kental, ada pula yang cukup cair. Jika anda memiliki masalah jamur yang cukup parah, kemungkinan besar timbul sensasi terbakar saat cuka menyentuh kulit anda. Itu adalah hal yang wajar dan akan menghilang secara perlahan setelah beberapa kali pemakaian.

Share Manfaat Yuk...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this pageShare on TumblrPin on PinterestShare on StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *