Cara Mengobati Toksoplasma Aman untuk Ibu dan Bayi

Cara mengobati toksoplasma menjadi hal wajib yang harus diketahui perempuan mengingat infeksi satu ini memiliki dampak yang tidak mengenakkan. Seperti diketahui, umumnya toksoplasma terjadi pada seorang ibu hamil, saat dan selama mengandung. Dampak dari toksoplasma sendiri sangat merugikan, dari keguguran hingga kebutaan pada bayi saat sudah lahir ke dunia. Namun, Anda yang tidak hamil pun sebenarnya bisa tertular infeksi yang disebabkan oleh kucing ini. Infeksi ini tidak memandang jenis kelamin dan usia. Maka dari itu, bisa dikatakan bahwa penting juga semua orang tahu tentang cara mencegah dan mengobati infeksi yang disebabkan oleh parasit Toksoplasma Gondii ini.

Inilah cara mengobati toksoplasma yang tepat tanpa efek samping

Cara Mengobati Toksoplasma Aman untuk Bayi

Sebelum membahas tentang cara pengobatannya, Anda akan kami ajak terlebih dahulu untuk mengenali toksoplasma.

Gejala toksoplasma

Perlu Anda ketahui bahwa sebanyak 70% dari 54.000 kehamilan di Indonesia ditemukan kasus toksoplasma. Dan ironisnya, belum ditemukan gejala pasti dari infeksi toksoplasma ini. Hanya saja, beberapa kasus menunjukkan bahwa seorang ibu hamil yang mengalami infeksi mengalami gejala seperti influenza, sakit tenggorokan, nyeri kepala, demam, dan pembesaran getah bening. Gejala ini bisa saja hilang dengan sendirinya sesuai dengan kategori ringan atau beratnya.

Hal ini membuat seorang ibu hamil harus berhati-hati dan sedini mungkin menghindari kontak dengan kucing. Tidak hanya kucing, hewan lain yang perlu Anda hindari adalah kambing, babi, burung, anjing, kelinci, atau hewan mamalia lain dan bahkan manusia. Infeksi ini bisa ditularkan melalui makanan dan atau kontak langsung.

Dampak toksoplasma

Sedikit ulasan tentang dampak toksoplasma di atas saja mungkin sudah bisa menjadi sebuah dasar kuat untuk mengetahui cara mengobati toksoplasma. Padahal, masih banyak lagi dampak toksoplasma lainnya yakni;

  1. Keguguran
  2. Bayi lahir normal tetapi kehilangan fungsi pendengaran beberapa bulan setelahnya
  3. Bayi kehilangan indera penglihatannya setelah beberapa bulan terlahir ke dunia
  4. Kelahiran prematur
  5. Terganggunya sistem saraf bayi saat telah dilahirkan. Gangguan sistem saraf ini bisa menyebabkan banyak hal buruk, salah satunya keterbelakangan mental.
  6. Hydrochepalus atau pembesaran kepala akibat cairan
  7. Bayi tidak memiliki tulang tengkorak
  8. Gangguan sistemik pada bayi saat dia hidup di dunia, seperti demam, pembesaran hati, pendarahan, dan pembesaran limpa.

Beberapa dampak di atas tentu tidak ingin terjadi pada Anda, bukan?

Pencegahan, perawatan, dan pengobatan

Perlu kiranya dilakukan hal-hal yang dapat menjaga kesehatan sang ibu dan janin yang dikandung, misalnya melakukan tindakan pencegahan dan pengobatan jika memang sudah terinfeksi dengan dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium.

Pertama, tindakan pencegahan

  1. Menghindari kontak langsung dengan binatang peliharaan (apalagi saat hamil)
  2. Mencuci tangan hingga bersih setelah memandikan binatang peliharaan.
  3. Jika mengonsumsi buah dan sayur, pastikan semuanya sudah dicuci dengan bersih.

Intinya, Anda harus berusaha hidup sehat dengan memastikan bahwa semua hal yang bisa menularkan toksoplasma dapat dihindari. Anda juga harus memasak makanan dengan matang dan hindari susu yang sudah terinfeksi bakteri.

Kedua, pengobatan dan perawatan

Selain bantuan dari luar, Anda juga perlu memberikan suplemen untuk tubuh Anda dari dalam. Salah satu pilihan suplemen terbaik untuk toksoplasma adalah kapsul mustika dara. Kandungan dalam kapsul ini mampu mengatasi infeksi dan bisa menjaga kesehatan tubuh wanita termasuk daerah kewanitaan. Dan tentu saja manfaat ini akan sangat baik bagi bayi yang sedang Anda kandung.

Itulah informasi mengenai gejala, penyebab, dan cara mengobati toksoplasma. Semoga bermanfaat.

Share Manfaat Yuk...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this pageShare on TumblrPin on PinterestShare on StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *