7 Masalah Vagina yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

Seorang perempuan pasti akan merasa khawatir saat mengalami masalah vagina. Padahal, beberapa kasus memang wajar terjadi dan bisa dikategorikan ringan sehingga seorang perempuan tidak perlu merasa khawatir. Apalagi banyak cara yang dapat dilakukan agar masalah tersebut segera teratasi, salah satunya adalah dengan tidak memperburuk masalah dengan stres dan terlalu panik. Dalam artikel ini, kami akan menyajikan beberapa masalah pada vagina yang sering dialami oleh perempuan berikut solusi terbaik yang telah diteliti oleh para ahli. Simak.

Masalah Vagina

Inilah 7 masalah vagina yang sering terjadi dan cara mengatasinya

Pertama, terjadi infeksi jamur pada vagina

Jamur pada vagina adalah sebuah hal yang normal terjadi jika jumlahnya sedikit. Akan tetapi jika jumlah dari jamur berlebihan dan dapat menimbulkan infeksi, maka hal ini sudah bisa dikatakan abnormal dan bisa jadi akan membahayakan. Satu hal yang memungkinkan terjadinya infeksi pada vagina adalah saat Anda mengenakan celana dalam atau bikini dengan tali yang bahannya tidak cocok untuk kulit vagina. Akibatnya, dia akan melukai bagian terlarang Anda dan menyebabkan infeksi jamur. Solusinya, pilihlah bahan terbaik seperti katun untuk celana dalam Anda dan pastikan Anda memakainya dalam keadaan kering.

Kedua, tidak mengalami menstruasi

Biasanya seorang perempuan yang menelan pil KB untuk menghentikan sementara kehamilannya tidak mengalami menstruasi. Memang pada setiap wanita, efek ini berbeda-beda sebab pil KB berhubungan langsung dengan hormon kewanitaan. Jika Anda ingin mengalami menstruasi lagi, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menghentikan pemakaian pil KB dan tunggu beberapa waktu agar tubuh menyeimbangkan kembali pola hormonnya. Kondisi di mana menstruasi tidak teratur atau malah tidak mengalami menstruasi ini dinamakan amenore.

Ketiga, benjolan berisi cairan di vagina

Jika Anda merasa hal ini timbul pada organ kewanitaan Anda, berarti ada kelenjar yang tersumbat yaitu batholin. Kelenjar ini memiliki fungsi untuk lubrikasi pada vagina. Maka dari itu, ketika dia tersumbat, sekresi cairan lubrikasi akan tidak lancar sehingga terjadi benjolan kecil tersebut. Solusi terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan mandi dengan air hangat selama 20 menit sebanyak 2 atau 3 kali sehari. Atau Anda dapat mengonsumsi suplemen khusus kesehatan vagina untuk mengatasinya dari dalam dan jika cara mandi tidak bisa mengatasinya.

Keempat, vagina kering

Dehidrasi dan konsumsi obat-obatan bisa menyebabkan vagina menjadi kering, inilah masalah vagina yang umum terjadi pada wanita. Jika masalahnya adalah dehidrasi, maka Anda harus melakukan rehidrasi, namun jika masalahnya adalah obat, maka Anda harus menghentikan pemakaian obat tersebut. Selain dengan melakukan pengobatan pribadi, cara terbaik adalah dengan mengonsumsi mustika dari, kapsul alami yang mengatasi masalah kewanitaan.

Kelima, penularan jamur

Masih ada kemungkinan seorang perempuan menularkan jamur pada pasangan atau suami Anda. Apalagi jika sang suami memiliki daya imunitas yang kurang baik, diabetes, dan tidak sedang menggunakan antibiotik. Terlebih bagi pria yang tidak melakukan sunat sehingga ada bagian dari penisnya yang rawan benda-benda kotor.

Keenam, sakit saat berhubungan

Banyak hal yang menyebabkan hal ini salah satunya adalah posisi rahim yang miring. Sedangkan biasanya posisi rahim dapat berubah akibat aktivitas tak terkecuali aktivitas seksual atau posisi saat bercinta. Solusi sederhananya adalah dengan melakukan terapi dan berhubungan seks dengan cara wanita berada di atas untuk sementara waktu.

Ketujuh, rasa panas pada vagina saat buang air kecil

Ini merupakan imbas dari vagina yang terlalu kering. Bagaimana tidak? Anda yang sedang mengalami kekeringan pada vagina akan menderita sakit jika terjadi gesekan pada organ kewanitaan Anda. Rasa perih ini akan semakin terasa saat buang air kecil. Solusinya adalah mengembalikan kesehatan vagina Anda.

Tujuh masalah vagina dan cara mengatasinya di atas dapat membantu Anda untuk memecahkan masalah seputar kesehatan organ intim dan menghindari kepanikan akibat masalah pada organ intim.

Share Manfaat Yuk...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this pageShare on TumblrPin on PinterestShare on StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *